Popular posts from this blog
Markus Haluk: Pemekaran Sebagai Siasat.
Pemekaran Sebagai Siasat Pemerintah Indonesia Demi Suksesi Migrasi Pendudukan Tanah dan Manusia Papua. _Berpotret pada 5 Kabupaten/Kota (Kota Jayapura, Keerom, Timika, Merauke dan Kota Sorong) di Tanah Papua Yang telah di Duduki Indonesia_ *Oleh: Markus Haluk* *Pengantar* Saya perlu menegaskan lebih dahulu pada awal kata pengantar bahwa tema materi ini lahir dari seluruh refleksi yang betumpuh pada pengalaman, pengamatan dan studi penulis pada kurun waktu 20 tahun ini. Karena itu apa yang tertulis di sini dapat dipertanggungjawabkan secara fakta dan data. Migrasi penduduk dari luar Papua terus membanjiri Papua. Pada masa lalu transmigrasi dari luar yang masuk di tanah Papua telah menjadi salah satu cara politik pendudukan Indonesia di tanah Papua. Setelah program transmigrasi dicabut pada tahun 2000, Pemekaran Kabupaten Kota dan Provinsi menjadi senjata ampuh untuk menyukseskan misi pendudukan di tanah Papua. Setelah Pemekaran angka migra...
PELANGGARAN HAM BERAT TERHADAP MASYARAKAT PRIBUMI DI PAPUA
Pelanggaran Ham berat yang terjadi di tanah Papua dari tahun 1961 hingga 2012 semakin meningkat, yang dilakukan oleh Negara terhadap masyarakat sipil papua adapun pelanggaran HAM antara lain penembakan, penculikan, terror, intimidasi yang dilakukan oleh negara terhadap masyarakat sipil. Selain itu pelanggaran HAM di bidang sosial, ekonomi serta budaya. Selain itu juga Negara melakukan propokasi terhadap masyarakat papua untuk terjadi konflik horizontal yakni membentuk kelompok merah putih dan kelompok merdeka demi kepentingan Negara, serta di papua sedang terjadi pembunuhan yang terencana. Dalam tahun 2012 pelanggaran HAM terjadi wilayah pengunungan tengah papua cukup tinggi antara lain: Pada 6 Juni 2012 pukul 10:00 Wp terjadi peristiwa ketabrakan, kendaraan yang dikendarai oleh dua anggota Batalyon 756 Wimane sili PRATU. SAHLAN dan PRADA PARLOI PARDEDE yang hendak menuju ke Kota Wamena. jarak antara Wimane Sili dan kota Wamena 4 km. Saat kedua anggota tersebut mengendara...
Comments
Post a Comment